Free Web Site - Free Web Space and Site Hosting - Web Hosting - Internet Store and Ecommerce Solution Provider - High Speed Internet
Search the Web
Perkulihan | Strategi Pembelajaran | Materi - 5
 

 

Perubahan Sosial dan Masalah Sosial

 

 

(1)      Pengertian Perubahan Sosial

 

Banyak pengertian yang diberikan para sosiolog tentang konsep perubahan social;

 

Wilbert Moore

Perubahan sosial merupakan signifikasi dari struktur sosial yang merupakan pola interaksi dan aktivitas sosial. Struktur sosial tersebut adalah norma, nilai dan budaya.

 

Willian F. Ogburn

memberikan sesuatu pengertian tertentu, walaupun tidak memberikan definisi tentang perubahan-perubahan sosial. Dia mengemukakan ruang lingkup perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan baik material maupun immaterial, dan yang lebih ditekankan adalah pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial.

 

Kingsley Davis

Perubahan sosial sebagai perubahan-­perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Misalnya, timbulnya pengorganisasian buruh dalam masyarakat kapitalis telah menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan antara buruh dengan majikan dan seterusnya menyebabkan perubahan-perubahan dalam organisasi ekonomi dan politik.

 

Selo Soemardjan

Segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap dan perilaku diantara kelompok-kelompak dalam masyarakat. Tekanannya adalah pada lembaga-lembaga kemasyarakatan sebagai himpunan pokok manusia, yang jika terjadi perubahan dapat mempengaruhi segi-segi struktur masyarakat lainnya.

 

James W. Vander Zander

Perubahan Sosial adalah merupakan konfrontasi masyarakat dengan situasi baru dan mendorong masyarakat tersebut untuk melakukan suatu kegiatan dalam bentuk baru.

 

 

Kuliah ini melihat perubahan sosial merupakan suatu proses yang melibatkan berbagai unsur dalam kehidupan manusia baik yang bersifat individu maupun kelompok. Selain itu kita perlu memandang adalah normal dan wajar jika dalam setiap segi kehidupan terjadi perubahan sosial. Karenanya harus digali lebih berkaitan dengan; apa, siapa, kapan, mengapa, dimana dan bagaimana perubahan sosial tersebut terjadi.

 

 

(2)    Faktor-faktor Mempengaruhi Perubahan Sosial

 

Beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan sosial adalah interaksi yang terus-menerus pada masyarakat, kebudayaan dan struktur pada masyarakat.

Apa yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial?

Perubahan sosial dapat terjadi karena faktor dari dalam masyarakat itu sendiri maupun faktor dari luar masyarakat.

Selain itu para sosiolog mengidentifikasikan faktor penyebab perubahan sosial adalah faktor lingkungan fisik, perbedaan klas, nilai, inovasi dan penyebaran (diffusion).

 

 

(3)    Penyebab Perubahan Sosial

 

a.  Dari Dalam Masyarakat

Mobilitas Penduduk

Mobilitas penduduk ini meliputi bukan hanya perpindahan penduduk dari desa ke kota atau sebaiiknya, tetapi juga bertambah dan berkurangnya penduduk

 

Penemuan-penemuan baru (inovasi)

 

Adanya penemuan teknologi baru, misalnya teknologi plastik. Jika dulu daun jati, daun pisang dan biting (lidi) dapat diperdagangkan secara besar-besaran maka sekarang tidak lagi.

 

Suatu proses sosial perubahan yang terjadi secara besar-besaran dan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama sering disebut dengan inovasi atau innovation. Penemuan-penemuan baru sebagai sebab terjadinya perubahan-perubahan dapat dibedakan dalam pengertian-pengertian Discovery dan Invention

Discovery adalah penemuan unsur kebudayaan baru baik berupa alat ataupun gagasan yang diciptakan oleh seorang individu atau serangkaian ciptaan para individu.

Discovery baru menjadi invention kalau masyarakat sudah mengakui dan menerapkan penemuan baru itu.

 

Pertentangan masyarakat

Pertentangan dapat terjadi antara individu dengan kelompok atau antara kelompok dengan kelompok.

 

Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi

Pemberontakan dari para mahasiswa, menurunkan rezim Suharto pada jaman orde baru. Munculah perubahan yang sangat besar pada Negara dimana sistem pemerintahan yang militerisme berubah menjadi demokrasi pada jaman refiormasi. Sistem komunikasi antara birokrat dan rakyat menjadi berubah (menunggu apa yang dikatakan pemimpin berubah sebagai abdi masyarakat).

 

 

b.  Dari Luar Masyarakat

Peperangan

Negara yang menang dalam peperangan pasti akan menanamkan nilai-nilai sosial dan kebudayaannya.

 

Lingkungan

Terjadinya banjir, gunung meletus, gempa bumi, dll yang mengakibatkan penduduk di wilayah tersebut harus pindah ke wilayah lain. Jika wilayah baru keadaan alamnya tidak sama dengan wilayah asal mereka, maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan di wilayah yang baru guna kelangsungan kehidupannya.

 

Kebudayaan Lain

Masuknya kebudayaan Barat dalam kehidupan masyarakat di Indonesia menyebabkan terjadinya perubahan.

 

Perubahan sosial tanpa dilandasi dengan norma­-norma yang kuat, akan menuju kepada apa yang disebut nihilisme, yaitu perubahan demi perubahan tanpa tujuan yang jelas.

(4)    Faktor-faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial

 

a. Faktor-faktor Pendorong

o   Intensitas hubungan/kontak dengan kebudayaan lain

o   Tingkat Pendidikan yang maju

o   Sikap terbuka dari masyarakat

o   Sikap ingin berkembang dan maju dari masyarakat

o   dll.

 

b. Faktor-faktor Penghambat

  • Kurangnya hubungan dengan masyarakat luar
  • Perkembangan pendidikan yang lambat
  • Sikap yang kuat dari masyarakat terhadap tradisi yang dimiliki
  • Rasa takut dari masyarakat jika terjadi kegoyahan (pro kemapanan)
  • Cenderung menolak terhadap hal-hal baru
  • dll.

 

 

(5)    Masalah Sosial

Pada dasarnya dalam proses kehidupan masyarakat tidak semuanya dapat berlangsung seperti yang dikehendaki oleh masyarakat. Ada beberapa kejadian dalam masyarakat yang berjalan secara abnormal yang disebabkan tidak berfungsinya beberapa unsur daiam masyarakat. Unsur-unsur masyarakat tersebut menyangkut nilai-nilai sosial dan norma-norma sosial.

Gillin dan Gillin, masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antar unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat (seperti politik berbentrokan dengan agama, ekonomi berbentrokan dengan moral, dll), maka hubungan sosial akan terganggu dan akibatnya terjadi ketimpangan. Jika ketimpangan tersebut dirasakan oleh sekelompok orang dalam jangka waktu tertentu maka terjadilah masalah sosial.

Pada dasacnya suatu perubahan sosial dan masalah sosial seperti satu keping mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Perubahan sosial yang belum mencapai suatu titik ekualibrium (keseimbangan dan keharmonisan) dalam pengakuan masyarakat memunculkan ketimpangan yang akhirnya menjadi masalah sosial.

Beberapa masalah sosial yang dapat ditemui antara lain;  kemiskinan, kejahatan, peperangan, masalah kependudukan, masalah lingkungan, dll. Masalah-masalah sosial ini dapat terus menjadi masalah sosial, jika melanda pada sekelompok masyarakat tertentu dan diakui sebagai masaiah.

 

 

 

 

 

 


©2004 Bidang Flexible Learning P3M - UKSW